Jumat, 18 April 2014

Informasi Training Pilihan : 1. Workload Analysis, 2. SOP Lifecycle, 3. Customer Relation Management

 

MARKSHARE Training

021-57932035 ( Hotline )

www.marksharetraining.co.id 

Unsubscribe me from this list

 

WORKLOAD ANALYSIS

24 - 25 April 2014
 

OVERVIEW :

Pertanyaan yang sering muncul ketika suatu perusahaan terhimpit kerugian atau berusaha  memperkuat kemampuan bersaingnya adalah bagaimana cara mengefisienkan perusahaan. Apakah jumlah SDM/karyawan yang ada sekarang ini berlebih, kurang atau sudah optimum dengan kebutuhan perusahaan, dan bagaimana cara mengetahui atau mengukur hal-hal tersebut?

 

Salah satu titik kritis dan strategis dalam sistem pengukuran sumber daya manusia adalah menyangkut pengukuran tentang beban kerja. Beban kerja mampu mempengaruhi hasil kinerja tiap karyawan, unit kerja atau departemen maupun perusahaan. Demikian strategisnya fungsi analisa beban kerja (workload analysis), organisasi, dan pelatihan peningkatan Implikasi dari hasil analisis beban kerja ini, selain pengurangan/penambahan jumlah SDM juga dapat berupa rekomendasi penyempurnaan job description, prosedur kerja (system operating procedure), restrukturisasi competency SDM. Informasi lebih terinci mengenai hal-hal tersebut akan diperoleh dengan mengikuti workshop ini. 

 

OUTLINE TRAINING :

1.    Pengertian analisis beban kerja dari berbagai sumber yang kredibel.

2.    Pengertian  beban kerja, volume kerja dan norma waktu.

3.    Konsep analisis beban kerja dalam peta perencanaan sumber daya manusia.

4.    Variabel-variabel informasi untuk proses analisis beban kerja.

5.    Metoda-metoda Pengukuran Analisis Beban Kerja.

6.    Pengukuran analisis beban kerja berdasarkan metoda ilmiah untuk aspek pekerjaan kuantitatif.

7.    Pengukuran analisis beban kerja berdasarkan metoda non ilmiah untuk aspek pekerjaan kualitatif.

8.    Pengertian analisis jabatan dan hubungannya dalam menentukan jumlah karyawan yang dibutuhkan.

9.    Pengolahan data untuk analisis rasio prosentasi tingkat ketidakhadiran karyawan berdasarkan data absensi dengan menggunakan Excel 2007.

10. Pengolahan data untuk analisis rasio prosentasi tingkat perputaran karyawan (employee turn over ratio analysis) dengan menggunakan Microsoft Excel 2007.

11. Pengolahan data untuk mendapatkan informasi jumlah kebutuhan tenaga kerja yang sebenarnya dibutuhkan dengan menggunakan Microsoft Excel 2007.

 

KIAT MENYUSUN SOP MENGGUNAKAN KPI

28 - 29 April 2014
 

OVERVIEW :

Seringkali perusahaan mengalami kesulitan ketika cakupan skala usahanya semakin membesar. Kondisi demikian menuntut prosedur yang standar agar setiap karyawan memiliki tugas yang terstandar dan tidak saling lempar tanggung jawab yang membuat organisasi berjalan lambat.Menyusun pedoman prosedur operasional standar (SOP) yang efektif pada dasarnya menunjukan bahwa organisasi mempunyai kemauan memperbaiki langkah-langkah kegiatan serta pengambilan keputusan dan memperbaruinya sesuai dengan tuntutan perubahan yang dialami.

 

Pedoman atau manual SOP adalah salah satu modal paling penting bagi organisasi untuk mengendalikan seluruh keputusan dan kegiatan yang dilakukannya dalam koridor yang sistematis dan efektif. Semakin besar organisasi, semakin besar pula tuntutan untuk mempunyai perangkat kontrol yang memadai. Aspek operasi harus sama baik dengan aspek administrasi. Sisi pendapatan harus juga sama baiknya dengan pengendalian biaya.  Semua itu hanya bisa terwujud apabila organisasi memiliki panduan yang jelas tentang pengambilan keputusan dan kegiatannya.

 

Pelatihan penyusunan SOP ini disajikan untuk memenuhi kebutuhan organisasi tentang penyusunan prosedur operasional standar yang benar. Banyak organisasi yang mengabaikan ini karena dipandang tidak terlalu penting. Tetapi, sejarah bisnis telah membuktikan bahwa organisasi yang mampu bertahan dan terus berkembang adalah yang memiliki pedoman yang jelas dan dipahami secara jelas dan standar oleh anggotanya.

 

Pelatihan ini memberikan prinsip-prinsip penyusunan SOP yang efektif yang tidak hanya memuat hal-hal teknis penyusunan , tetapi juga mencakup latar belakang dan arti penting penyusunan SOP dan juga hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penyusunan SOP yang efektif. Pelatihan ini juga dilakukan secara gamblang sehingga mudah dimengerti karena dikembangkan berdasarkan pengalaman praktis di perusahaan. Model pembelajaran yang berhasil akan menjadi pola dalam pelatihan ini.

 

OUTLINE TRAINING :

1.            Organisasi dalam Konteks Pemahaman Sistem

2.            Job Analisys

3.            Manfaat Job Analisys

4.            Tujuan Job Analisys

5.            Job Description

6.            Langkah – langkah menulis Job Description

7.            Key Performance Indicator

8.            Mengapa perlu ada sistem di dalam organisasi?

9.            Mengapa perlu ada Standard Operating Procedures?

10.         Unsur-unsur Standard Operating Procedures

11.         Manfaat Teknis Standard Operating Procedures

12.         Kontrol Intern dan Standard Operating Procedures

13.         Hambatan-hambatan Penyusunan Standard Operating Procedures

14.         Metode dan Teknik Penyusunan Standard Operating Procedures

15.         How to write Standard Operating Procedures easily

 

CUSTOMER RELATION MANAGEMENT

28 - 29 April 2014
 

OVERVIEW :

CRM merupakan sebuah pendekatan baru dalam mengelola hubungan korporasi dan pelanggan pada level bisnis sehingga dapat memaksimumkan komunikasi, pemasaran melalui pengelolaan berbagai kontak yang berbeda dengan pelanggan. Pendekatan ini memungkinakn untuk mempertahankan pelanggan dan memberikan nilai tambah terus menerus pada pelanggan, selain juga memperoleh keuntungan yang berkelanjutan.

Strategi pengembangan penjualan sangat relevan dengan pengelolaan hubungan dengan pelanggan. Suatu sistem informasi yang terintegrasi yang digunakan untuk merencanakan, menjadwalkan, dan mengendalikan aktivitas-aktivitas prapenjualan dan pascapenjualan dalam sebuah organisasi, layak dipahami lebih lagi dan dilaksanakan dilapangan.

Di era yang kompetitif keunggulan hubungan dengan pelanggan dengan ragam kreatifitas sangat diperlukan. CRM (customer relationship management) mengkombinasikan kebijakan, proses, dan strategi yang diterapkan organisasi menjadi satu kesatuan yang digunakan untuk melakukan interaksi dengan pelanggan dan juga untuk menelusuri informasi pelanggan. Pada era saat ini, implementasi CRM selalu akan menggunakan teknologi informasi untuk menarik pelanggan baru yang mengguntungkan, hingga mereka memiliki keterikatan pada perusahaan.

 

OUTLINE TRAINING :

1. Crm dan stake holders

  • Fungsi dan peran CRM
  • Hubungan Produk dengan stake holeders
  • Loyalitas customer dan mengoptimalkan customer experience

2. Crm dalam aktivitas marketing

  • CRM dan aktivitas Marketing
  • Customer Retention
  • Customer and Business Value

3. Crm dan pelayanan pelanggan

  • Customer Satisfaction Measurement
  • Customer Service Checklist for Success

4. Aktivitas tenaga penjualan dan kegiatan crm

  • Tenaga penjualan dalam aktivitas marketing
  • Handling Complain dalam aktivitas marketing

5. Planning crm program

  • Developing a CRM Strategy
  • CRM Business Plan
  • Implementation CRM

About Us

markshare training

Pendaftaran :
Ferina / Eby (Ms.)
Telp : (021) 5793 2035, 0888 0867 7635, 0856 1044 530
Fax : (021) 5793 1773


Email :

ferina@marksharetraining.co.id

eby@marksharetraining.co.id

marksharetraining@yahoo.co.id

www.marksharetraining.co.id 

Jadwal Training Running : April 2014

No

Tanggal Pelaksanaan

Topik Training

1

24 – 25 April 2014

Workload Analysis

2

28 – 29 April 2014

Customer Relation Management

3

28 – 29 April 2014

SOP Lifecycle

4

29 - 30 April 2014

Professional Debt Collection System

5

29 – 30 April 2014

General Affairs Development Program

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar